Produk yang Anda beli di kesurabaya.com adalah hasil produksi UMKM di bawah binaan dinas terkait Pemkot Surabaya. Kesurabaya.com menawarkan harga terbaik dari produk UMKM terbaik. Standard dan mutu produk di kesurabaya.com terjamin karena selalu dalam pengawasan berkala. Anda pun dapat turut memasarkan produk Anda di kesurabaya.com dengan menghubungi admin kami di 085216028060 (WA only). Kesurabaya.com membuka kerja sama dengan seluruh komunitas pecinta Surabaya.
Beranda » Artikel Terbaru » Karakter Ubed UMKM Putat Jaya – Dolly Dalam Bertahan di Tengah Pandemi

Karakter Ubed UMKM Putat Jaya – Dolly Dalam Bertahan di Tengah Pandemi

Diposting pada 3 April 2020 oleh Cak Luthfi | Dilihat: 622 kali

Kampung UMKM Kreatif Putat Jaya

Siapa yang tidak tahu keberadaan eks-lokalisasi Dolly yang sudah ditutup sejak tahun 2014? Ya, wilayah yang dipadati oleh ribuan jiwa yang mengalami dampak penutupan sentra prostitusi terbesar se-Asia Tenggara tersebut perlahan namun pasti bangkit dari keterpurukan. Perekonomian yang secara tiba-tiba kolaps kini mulai bankit dengan lini usaha yang lebih barokah. UMKM Putat Jaya – Dolly yang tersebar di ring I hingga IV bergerak dengan konsentrasi di bidang yang berbeda-beda, mulai makanan-minuman, fashion hingga handy craft.

6 tahun berlalu pasca-penutupan Dolly, kini UMKM yang mulai merangkak ke permukaan tiba-tiba kembali diguncang oleh gelombang ujian yang maha dahsyat. Pandemi Corona alias Cofid-19 menghentikan seluruh aktivitas bisnis mereka. Physical distancing yang diberlakukan oleh pemerintah berimbas kepada menurunnya omzet penjualan UMKM Putat Jaya – Dolly. Tidak adanya pemasukan menyebabkan modal usaha terpakai untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Tapi, bukan Arek Dolly jika mudah menyerah. Warga Putat Jaya – Dolly yang terbiasa dengan kerasnya kehidupan memiliki jiwa yang tangguh dan karakter ubed. Pantang menyerah, kreatif dan inovatif seolah menjadi DNA mereka. Kondisi kepepet (baca: terjepit) menjadikan mereka insan yang penuh kreativitas, yaitu mengubah masalah menjadi peluang.

Virus Cofid-19 yang penyebarannya sangat cepat dan meluas membuat masyarakat menjadi khawatir. Saran penggunaan APD (Alat Pelindung Diri) yang viral di media sosial menjadikannya langka di pasaran. Termasuk keberadaan masker yang semakin sulit dicari, jika ada pun harganya sangat mahal.

UMKM Putat Jaya – Dolly menangkap hal ini sebagai peluang baru. Pelaku usaha yang mayoritas terdiri dari perempuan tersebut banting setir untuk menyediakan masker yang layak pakai dengan harga yang wajar. Yang tadinya membatik sementara waktu memfokuskan dirinya menjadi penjahit masker. Pun demikian yang biasanya menjahit pakaian gamis syari, sepinya pembeli membuatnya beralih menjadi produsen masker.

Adalah Nirwono Supriyadi, Pak RT sekaligus penggiat communal branding Sobo nDolly yang menggerakkan warga Putat Jaya – Dolly. Kondisi serba sulit di masa pandemi membuatnya berfikir keras demi keberlangsungan hidup warganya. Beberapa warga yang sudah tergabung dalam kelompok Kampung UMKM Kreatif Putat Jaya dikerahkan untuk menerima pesanan masker dari berbagai pihak. Seperti Hj Umik, Ibu Sri, Ibu Juwariyah, Ibu Maslikah, Ibu Kurnia dan Ibu Sulikah yang semuanya fokus menjahit masker untuk memenuhi permintaan masyarakat.

Nirwono Supriyadi (hem batik) dan Hajah Umik (Kerudung Merah) saat menerima kunjungan tamu dari Aganistan dan Jerman

Dalam sehari, kelompok Kampung UMKM Kreatif Putat Jaya mampu memproduksi hingga 1500 lembar masker. Bahan yang digunakan pun beragam, bergantung kepada keinginan pihak pemesan. Masker tersebut dijual secara satuan maupun lusinan, tentunya dengan harga bervariasi yang wajar.

Aneka warna masker produksi UMKM Putat Jaya – Dolly

Nirwono mengaku bahwa dengan banyaknya pesanan masker ini dapat memberikan pemasukan bagi warganya. Masker yang diproduksi oleh warganya kebanyakan dipesan oleh para pedagang untuk dijual kembali. Seperti kebanyakan keyakinan warga Putat Jaya – Dolly, “Rejeki banyak atau sedikit itu relatif, yang paling penting adalah keberkahannya.”

Permintaan masker dengan motif tokoh kartun untuk anak-anak

Pandemi Covid-19 tidak bisa dipastikan waktu berakhirnya. Tapi yang pasti semangat ubed, jiwa kreatif dan inovatif UMKM Putat Jaya – Dolly senantiasa menginspirasi.

Bagikan informasi tentang Karakter Ubed UMKM Putat Jaya – Dolly Dalam Bertahan di Tengah Pandemi kepada teman atau kerabat Anda.

Karakter Ubed UMKM Putat Jaya – Dolly Dalam Bertahan di Tengah Pandemi | Surabaya Hari Ini

Komentar dinonaktifkan: Karakter Ubed UMKM Putat Jaya – Dolly Dalam Bertahan di Tengah Pandemi

Maaf, form komentar dinonaktifkan.

Mungkin Anda tertarik produk berikut ini:
OFF 25%
PESAN CEPAT
Bumbu Rujak Manis Cak Mimin Oleh-Oleh Sambal Khas Surabaya

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Bumbu Rujak Manis Cak Mimin Oleh-Oleh Sambal Bu Rudy Khas Surabaya A Rp 15.000 Rp 20.000
Ready Stock / CM002
Rp 15.000 Rp 20.000
Ready Stock / CM002
OFF 36%
PESAN CEPAT
Sambal Bu Risma Khas Surabaya Harga Ekonomis

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Sambal Bu Risma Khas Surabaya Harga Ekonomis Rp 18.000 Rp 28.000
Ready Stock
Rp 18.000 Rp 28.000
Ready Stock
OFF 25%
PESAN CEPAT
Bumbu Rujak Manis Cak Mimin Oleh-Oleh Sambal Khas Surabaya

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Bumbu Rujak Manis Cak Mimin Oleh-Oleh Sambal Bu Rudy Khas Surabaya 1 Rp 15.000 Rp 20.000
Ready Stock / CM001
Rp 15.000 Rp 20.000
Ready Stock / CM001
SIDEBAR