Kesurabaya.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan Indonesia tidak membutuhkan bantuan dari Dana Moneter Internasional (IMF) dalam menghadapi dampak ketidakpastian global.
Purbaya menyebut IMF menyediakan dana bantuan untuk negara-negara terdampak akibat perang, namun Indonesia memiliki bantalan fiskal berupa Saldo Anggaran Lebih (SAL) di kas pemerintah senilai total Rp420 triliun.
"Tentu saja Indonesia tidak membutuhkan karena anggaran kami cukup baik dan kami masih punya bantalan yang cukup besar yaitu Rp420 triliun yang saya bilang sebelumnya," jelasnya di Washington DC, Rabu (15/4/2026).
Purbaya menceritakan bahwa IMF tidak memiliki kebijakan khusus untuk mengurangi ketidakpastian, dan lembaga tersebut memprakirakan ketidakpastian global masih akan tetap tinggi dalam beberapa waktu ke depan akibat perang yang belum terlihat ujung penyelesaiannya.
Kesempatan itu turut diambil Purbaya dan rombongan untuk menjelaskan kebijakan fiskal pemerintah Indonesia kepada IMF. Dia menyampaikan kepada Direktur Pelaksana IMF bahwa Indonesia telah mengubah kebijakan perekonomian sejak akhir 2025.
Dengan SAL Rp420 triliun, pemerintah menegaskan posisi fiskal yang kuat sehingga tidak perlu bergantung pada bantuan lembaga keuangan internasional di tengah ketidakpastian global.