regional

Pemkot Surabaya Perluas Program Bantuan Biaya Kuliah, Gandeng 65 Perguruan Tinggi Negeri hingga Swasta

Jumat, 17 April 2026 | 14:43 WIB
Plt Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Surabaya, Herry Purwadi (LNZ)

Kesurabaya.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperluas program Bantuan Biaya Perkuliahan pada 2026 dengan menggandeng total 65 perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta.

Herry Purwadi, Plt Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Kota Surabaya, menjelaskan perluasan ini menjadi langkah strategis membuka akses pendidikan tinggi yang lebih luas bagi warga sekaligus mempercepat target "Satu KK Satu Sarjana".

“Di tahun ini, tahun 2026 ini, kita melebarkan sayap, pemerintah melebarkan sayap melalui perguruan tinggi swasta. Kalau dulu hanya perguruan tinggi negeri saja. Nah, di tahun 2026 ini pemerintah melebarkan sayap, MoU (tanda tangan nota kesepahaman) dengan perguruan tinggi swasta,” bebernya Jumat (17/4/2026). Program yang sebelumnya dikenal sebagai Beasiswa Pemuda Tangguh kini telah menjalin kerja sama dengan 50 perguruan tinggi negeri dan 15 perguruan tinggi swasta.

Bantuan mencakup biaya UKT hingga Rp2.500.000 serta uang saku bulanan sebesar Rp300.000 per bulan selama 10 bulan, yang diberikan hingga penerima menyelesaikan pendidikan (maksimal 8 semester untuk S1). Syarat menerima bantuan adalah penerima sudah fix diterima di 65 perguruan tinggi yang dimaksud.

Pada 2026, Pemkot Surabaya menyediakan kuota hingga 23.860 mahasiswa. Hingga saat ini, sebanyak 11.600 kuota telah dimanfaatkan, sehingga masih tersedia sekitar 12.000 slot yang dapat diakses warga kategori Desil 1 hingga 5.

Program ini merupakan bagian dari upaya Pemkot Surabaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat kurang mampu sekaligus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kota Pahlawan.

Tags

Terkini